Manajemen Strategi J.Co Donuts & Coffee

J.CO DONUTS & COFFEE

J.CO dimiliki oleh Johnny Andrean, seorang pemilik jaringan BreadTalk di Indonesia. J.CO diilhami dari donat USA. Johnny yang sering melakukan perjalanan bisnis ke USA, mendapatkan kesempatan menikmati berbagai jenis donat dengan rasa dan keunikan yang berbeda. Pada mulanya, ia ingin membeli waralaba suatu jaringan pemasaran donat USA, tetapi ia mendapatkan beberapa keterbatasan pada produknya. Keterbatasan itu ada pada bahan baku dan kelemahan dalam pengendalian kualitas.

Jadi, dengan demikian Johnny memutuskan untuk mengembangkan produksi donatnya sendiri tanpa harus membeli francise donat dari USA. Ia memilih untuk menghasilkan bentuk dan rasa donat yang sempurna sebagaimana yang pernah ia coba di USA, dengan memfokuskan secara khusus pada mutu bahan baku dan proses produksi.

Sekembali ke Indonesia, ia kemudian mengembangkan sebuah gerai toko donat dengan konsep, bentuk dan rasa yang mirip dengan gerai donat USA. Johnny sejauh ini telah mengamati bahwa tidak ada satu pun gerai donat di Indonesia yang mempunyai konsep dapur terbuka, karenanya ia memulainya di J.CO. Maka, selain mempunyai rasa yang berbeda, konsep toko juga dibuat sebagai dapur terbuka sehingga konsumen-konsumen dapat melihat berbagai atraksi dalam pembuatan donat, dari mencampurkan bahan-bahan sampai menjadi donat siap dijual.

Donat J.Co dibuat menggunakan mesin-mesin, baik saat mencampurkan bahan-bahan, memasak dan membuat topping donat. Satu-satunya tenaga manusia yang dilibatkan hanya pada saat pencetakan donat. Yang juga menggunakan alat bantu cetakan.

Semua mesin yang digunakan sepenuhnya diimpor dari USA. Begitu juga dengan bahan-bahan dasar, lebih dari 50% diimpor dari luar negeri. Seperti cokelat yang diimpor dari Belgia dan susu dari Selandia Baru. Juga, untuk minuman, bahan-bahannya kebanyakan  diimpor pula. Sebagian kopi bubuk diimpor dari Italia dan Costa Rica. Berdasarkan semua inilah, J.CO diposisikan sebagai produk bermutu premium di pasaran donat Indonesia.

Sebagian pihak mungkin berpendapat bahwa logo J.CO memiliki kemiripan dengan logo Starbucks, tetapi jika diperhatikan dengan teliti, itu berbeda. Bentuk bulatnya boleh jadi  sama, tapi itu bukanlah sebuah trademark.

J.CO Donuts & Coffee menggunakan simbol burung merak pada logo mereka. Merak ini menyimbolkan keindahan, kerapian, kelembutan dan keabadian, keindahan dan kehalusan dicerminkan dari rasa dan bentuk donat. Sementara keabadian dapat dilihat dari kesetiaan konsumen yang bersedia berdiri mengantri panjang di gerai-gerai hanya untuk mendapatkan donat J.CO favorit mereka.

Masing-masing donat dinamai secara kreatif berdasarkan topping dan rasa. Hal ini menciptakan suatu keunikan dan mudah untuk diingat, sebagai contoh, Chees Me Up adalah nama untuk donat dengan keju leleh di lapisan atas. Tira Miss U adalah nama untuk donat dengan topping tiramisu.

Johnny membutuhkan tiga tahun sebelum meluncurkan J.CO Donuts & Coffee ke pasar Indonesia. Tiga tahun digunakannya untuk mempersiapkan standar dan prosedur produksi, pemilihan bahan baku, memperbaiki mutu dan proses produksi produk, serta operasional bisnis.

Bagaimana pun, J.CO telah hadir di pasar Indonesia. Toko yang pertama dibuka di Supermall Karawaci Tangerang (tidak jauh dari Jakarta) pada tanggal 26 Juni 2005. J.CO Donuts & Coffee di Indonesia semuanya dikendalikan dan dimiliki oleh Jhonny sendiri, sedangkan toko-toko di luar negeri diwaralabakan, yang mana kita mengetahui bahwa waralaba J.CO Donuts & Coffee Singapura dimiliki oleh kelompok BreadTalk.

==============================================================================

Visi dan Misi

Burung Merak pada logo J.CO Donuts & Coffee merupakan representasi visi dan misi perusahaan.[4]

Visi:

·         Membentuk J.CO Donuts & Coffee sebagai International Premium Donuts and Coffee Brand terkemuka

·         Menjadi trend-setting lifestyle dalam donuts and coffee brand

·         Menjadi perusahaan yang tepat bagi orang-orang yang tepat dalam meraih cita-cita mereka.

Misi:

·         Menyediakan kualitas premium donat dan kopi

·         Mendorong karyawan dalam meraih cita-cita

·         Menempatkan pelanggan sebagai prioritas

·         Berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan sungguh-sungguh

·         Menyediakan tempat yang sempurna untuk bersantai

·         Memperlakukan setiap orang dengan hormat dan bermartabat

 

Filosofi Logo

Beberapa mengatakan logo J. CO Donuts & Coffee mirip dengan logo Starbucks. Batas melingkar mungkin sama, tapi bukan merek dagang. J CO Donuts & Coffee menggunakan simbol Merak dalam logo mereka. Merak di sini melambangkan keindahan, elegan, lembut dan keabadian. Keindahan dan kelembutan tercermin dari rasa dan bentuk donat. Sementara keabadian dapat dilihat dari loyalitas konsumen yang bersedia berdiri dengan antrian panjang di toko-toko untuk mendapatkan donat favorit mereka.

Produk

J.CO Donuts & Coffee hadir di tengah masyarakat dengan beberapa jenis produk yang ditawarkan. Produk-produk yang dimaksud meliputi donat, kopi, cokelat, serta produk terbarunya, yogurt. Setiap donat diberi nama kreatif sesuai dengan topping dan rasa. Ini menciptakan sebuah keunikan dan mudah mengingat nama, Sebagai contoh, Cheese Me Up adalah nama untuk donat dengan keju meleleh di atas. Tira Miss U adalah nama dari donat dengan topping tiramisu.

Berikut nama-nama produk yang ditawarkan J.CO Donuts & Coffee: Hazel Dazzle, Glazzy, Alcapone, Coco Loco, Cheese Me Up, Miss Green T, Why Nut, JCrown Oreo, Da Vin Cheez, Mona Pisa, Heaven Berry, Forest Glam, J.CO Praline, J.CO Yogurt, Choco Forest Freeze, J.Pops, dan masih banyak lagi.

COMPETITORS

Sebagai pemain baru di pasar food and beverages – spesifik pada donat dan kopi, J.CO Donuts & Coffee memiliki beberapa pesaing: I-Crave dan Krispy Kreme.

Membicarakan usaha donuts and coffee, Dunkin Donuts tak akan terlewatkan. Brand yang dimotori Dunkin ‘Brands telah berdiri sejak tahun 1950. Brand ini mencakup worldwide untuk jangkauan pasar dan hingga kini masih tegak berdiri dengan beberapa jenis produk yang ditawarkan: donat, brownies,croissantmuffins, kopi, cokelat, dan lain-lain. Dari sisi usia jelas Dunkin Donuts lebih banyak memiliki jam terbang dibandingkan J.CO Donuts & Coffee yang baru berdiri pada tahun 2005. Akan tetapi Dunkin Donuts bukanlah kompetitor J.CO Donuts & Coffee. Hal ini dikarenakan konsep Dunkin Donuts yang lebih mengarah pada mainstream donuts, setara dengan Country Style Donuts. J.CO Donuts & Coffee lebih diposisikan sebagai donat yang lux dari sisi tampilan maupun kemasan.

I-Crave yang dikelola Melawai Group mengedepankan variasi rasa yang jauh lebih banyak dari J-Co.Variasi filling I-Crave kurang lebih 20 jenis lebih banyak dari J.CO Donuts & Coffee. I-Crave dari sisi harga mampu memberikan diskon sampai 35% jika pelanggan membeli dalam kuantitas di atas dua lusin. I-Crave tidak terlalu menjual ambience seperti yang ditawarkan J.CO Donuts & Coffee, akan tetapi mengedepankan variasi rasa serta harga yang relatif murah.

Krispy Kreme sebagai pesaing J.CO Donuts & Coffee muncul di bawah bendera PT Premier Doughnut Indonesia. Ia merupakan salah satu retail donat tertua di Amerika yang memiliki track record yang jauh lebih lama dibanding J.CO Donuts & Coffee.

 

SEJARAH

PT. J.CO Donuts and Coffee didirikan oleh Johnny Andrean yang sebelumnya terkenal sebagai pengusaha salon yang sukses. Tak kurang dari 168 jaringan salon dan 41 sekolah salon dimilikinya, namun insting sang penata rambut kemudian membawanya terjun ke bisnis makanan. Sejak tahun 2003 ia aktif mengembangkan J.CO. J.CO adalah produk dalam negeri dengan menggunakan konsep dari luar negeri dan disempurnakan dengan modernisasi dan kualitas terbaik. J.CO ditujukan untuk menyerbu pasar asing.
Persiapan J.CO membutuhkan waktu yang lama. Selama 3 tahun Johnny Andrean dan timnya mempelajari bisnis donat, mengeksplorasi resepnya, serta melakukan riset pasar dan sampling.   Johnny meluncurkan J.CO dengan konsep “apa yang disukainya dan hal ini bisa diterima masyarakat”.

Pada 26 Juni 2005, J.CO mulai beroperasi pertama kali di Supermal Karawaci, Tangerang dan kemudian langsung membuka outlet sebanyak-banyaknya. Dalam waktu setahun, J.CO telah punya 16 buah gerai dengan 450-an orang karyawan untuk gerai saja. Tujuh gerai terdapat di Jakarta dan sisanya di Bandung, Surabaya, Makassar, dan Pekanbaru. Dalam waktu dekat mereka akan buka di Palembang, Batam, Manado, Bogor, Medan, dan Bali, dan ada keinginan juga untuk go international pada tahun 2007 dengan pilihan lokasi di Australia, Hongkong, atau Singapura. Sesuai dengan namanya, J.CO mempunyai produk makanan berupa donat dan produk minuman berupa kopi atau teh yang panas maupun dingin. Yang diunggulkan oleh J.CO adalah produk makanannya, yaitu donat.

J.CO.Donuts sejatinya bukan pionir di industri kafe berbasis menu kue donat di Indonesia? sebelumnya sudah ada Dunkin Donuts. Namun sejak masuk ke pasar pada pertengahan 2005, J.CO Iangsung menjadi buah bibir, mengalahkan popularitas sang incumbent Dunkin Donuts, dan membukukan pertumbuhan penjualan yang tinggi.

Menurut Indriana Lisztya R., PR Manager dan Promosi J.CO., penjualan donat J.CO. di salah satu gerai terlarisnya bisa mencapai 14 ribu donat per hari. Angka ini belum termasuk pembelian produk lainnya (seperti minuman kopi) oleh pengunjung outlet J.CO. yang jumlahnya bisa mencapai 1.200 orang per hari.

STRATEGI MARKETING

J.CO. Donuts menjadi berbeda dari produk donat lain di tanah air karena diposisikan sebagai produk lifestyle dan disasarkan untuk konsumen dari segmen menengah keatas dengan gaya hidup dinamis, muda dan modern. Untuk menggarap segmen pasar ini, J.CO. membuat donat yang tidak mengenyangkan, lebih tipis dan teksturnya lebih lembut, bisa dimakan kapan saja dan dimana saja?donat yang ada di pasar sebelumnya, porsinya cenderung lebih besar dan mengenyangkan. Sementara J.CO.,dari ukuran dan bentuknya, lebih cocok disebut camilan atau makanan selingan pengantar makan besar. Dari sisi harga J.CO.cukup kompetitif.J.CO. memakai strategi experiential marketing lewat konsep open Wfchen-nya.

STRATEGI DISTRIBUSI

Brand activation untuk membangun brand. Strategi ini direalisasikan dalam bentuk sampling di sekitar gerai, membuat akun twitter, web dan fanpage di fb dalam dunia maya, masuk ke komunitas ibu-ibu arisan dengan menyelenggarakan factory visit dan demo pembuatan donat. Bagi perusahaan ini, endorsement pengunjung ? lewat antrian panjang yang mengular di outlet ? dan media yang menulis cerita tentang kelezatan, kekhasan, dan “kehebohan” J.CO. lebih penting ketimbang iklan. Strategi branding ini berhasil menciptakan word of mouth dan menuai publisitas. Dari sisi tampilan outlet, J.Co. mencoba menghadirkan nuansa internasional dengan design minimalis yang simple tapi tetap elegan dan modern, nyaris mirip desain gerai cafe shop ternama di dunia, Starbucks.

MEDIA PROMOSI

J.co mempunyai website khusus yaitu  www.jcodonuts.com yang menyediakan beragam menu-menu didalamnya dengan konten yang lengkap untuk menjawab rasa penasaran para penyuka J.co serta design web yang sangat menarik. J.co juga mempunya akun twitter untuk media promosi yang sangat inovatif dan praktis @JcoIndonesia di akun ini menyediakan jasa delivery untuk j.cool yogurt dan delivery donuts juga tentunya, selain memudahkan kostumer untuk mengetahui produk terbaru dari J.co ternya akun twitter ini juga menyediakan beberapa promo salah satunya “BUY PASEO premium Tissue and Get JCO voucher valid in all JCO store.Hurry!! The voucher are limited. via: @JcoIndonesia ” dan masih banyak lagi promo lainnya di twit dan juga fan page di FB nya yaitu J.CO Donuts and Coffee Indonesia.

By hutaurukjr

Pengaruh Variabel Tenaga Kerja Terhadap Keputusan Manajer dan Berjalannya Organisasi Secara Keseluruhan

Jika kita berbicara mengenai tenaga kerja, tidaklah luput dari yang namanya manajemen SDM. Manajemen SDM merupakan proses merekrut, mempekerjakan, memberi pelatihan dan mengelola kompensasi serta penilaian dan pengembangan karyawan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan organisasi. Semua manajer pada dasarnya adalah para manajer SDM. organisasi memerlukan karyawan dengan bermacam-macam ketrampilan, kemampuan dan pengalaman. Kemampuan menarik dan mempertahankan karyawan yang cakap merupakan prasyarat bagi perusahaan yang sukses.

          Pasar Tenaga Kerja adalah : seluruh aktivitas dari pelaku-pelaku untuk mempertemukan pencari kerja dengan lowongan kerja, atau proses terjadinya penempatan dan atau hubungan kerja melalui penyediaan dan penempatan tenaga kerja. Pelaku-pelaku yang dimaksud disini adalah pengusaha, pencari kerja dan pihak ketiga yang membantu pengusaha dan pencari kerja untuk dapat saling berhubungan. Pihak ketiga disini dapat diartikan sebagai pemerintah. Perwakilan pemerintah ini biasanya menetapkan peraturan, prosedur perijinan, dan pembatasan lain untuk melindungi masyarakat.

Pasar  tenaga kerja yang tidak fleksibel diyakini merupakan penyebab utama masalah ketenagakerjaan. Bentuk-bentuk kekakuan dalam  pasar tenaga kerja yang disebabkan oleh berbagai regulasi pemerintah seperti upah minimum provinsi (UMP), aturan pesangon, dan aturan perlindungan kerja dinilai sangat memberatkan pengusaha. Berdasarkan alasan tersebut, terdapat rekomendasi agar pemerintah mengurangi perannya dalam bentuk berbagai regulasi di pasar tenaga kerja. Konsekuensinya, peran bipartit (pengusaha dan pekerja) akan menentukan keseimbangan pasar.

Negara berkembang memiliki karakteristik ganda dalam pasar tenaga kerjanya. Pasar dibagi antara sektor formal dan sektor informal. Hal ini biasanya di karakteristikkan dengan tingkat gaji tinggi dan gaji rendah, penghasilan mereka dapat juga dikenali dari tingkat pendidikan. Dua sektor ini adalah hasil dari ketidaksamaan yang berarti dan keterputusan dalam sistem ekonomi mereka. Dalam hal ini seorang manajer SDM harus mampu membaca dan mengetahui seberapa besar dia harus menggaji karyawannya  sesuai dengan aturan tingkat upah yang berlaku di Indonesia. Ada ketidaksamaan kelembagaan antara pasar tenaga kerja formal dan informal karena mereka menjalankan dengan dua latar tenaga kerja yang berbeda, yang menghasilkan perbedaan yang cukup signifikan antara produktivitas tenaga kerja dan gaji mereka.

          Sebaliknya, pasar tenaga kerja yang kaku dengan berbagai regulasi pemerintah relatif menjamin kepentingan pekerja. Pemerintah mengatur rekrutmen, upah minimum, PHK, dan perlindungan kerja. Namun, hal tersebut dinilai memberatkan pengusaha. Dengan adanya peraturan-peraturan tersebut terpaksa mengeluarkan biaya lebih. Apalagi harus memberikan pesangon yang besar untuk karyawan yang di-PHK.

Yang dikhawatirkan, manajer SDM telah mengurangi jumlah pekerja atau merelokasi usaha untuk menyiasati mahalnya biaya pekerja Kesempatan kerja untuk pekerja laki-laki, pekerja perempuan, pekerja dewasa, pekerja muda, pekerja terdidik, pekerja kurang terdidik, pekerja kerah biru, pekerja penuh waktu, dan pekerja paruh waktu berkurang secara signifikan dengan adanya peningkatan upah minimum. Pengecualian terjadi pada pekerja kerah putih. Setiap kenaikan upah minimum sebesar 10 persen justru akan meningkatkan kesempatan kerja bagi pekerja kerah putih sebesar 10 persen.

Kajian tersebut menganalisis, peningkatan upah minimum menyebabkan perusahaan mengurangi jumlah pekerja yang kurang produktif dan menggantinya dengan pekerja yang relatif lebih produktif. Hal tersebut juga disebabkan oleh penggantian pekerja dengan barang modal dalam proses produksi karena biaya pekerja menjadi relatif mahal dibandingkan biaya barang modal.

          Pembayaran upah tenaga kerja dapat dibedakan pada dua pengertian: gaji dan upah. Gaji adalah pembayaran kepada pekerja-pekerja tetap dan tenaga kerja profesional seperti pegawai pemerintah, dosen, guru, manager dll. Biasanya sebulan sekali. Sedangkan upah adalah pembayaran kepada pekerja-pekerja kasar yang pekerjaannya selalu berpindah-pindah seperti pekerja pertanian, tukang kayu, buruh kasar dll.

          Seorang manajer SDM yang profesional dalam ketepatan memberikan gaji kepada karyawannya akan berdampak positif bagi berjalannya organisasi. Sebaliknya apabila gaji yang diberikan oleh manajer ternyata tidak memuaskan bagi karyawan maka akan berdampak buruk bagi berjalannya suatu organisasi. Dampak positif yang dapat dirasakan perusahaan dalam setelah pemberian “wage” kepada karyawan akan berdampak kepada kinerja dan produktivitas karyawan-karyawannya.

            Dengan tujuan agar mereka dapat memperoleh upah dan fasilitas bukan keuangan yang lebih baik, tenaga kerja dapat menyatukan diri didalam serikat buruh atau persatuan pekerja. Serikat buruh adalah organisasi yang didirikan dengan tujuan agar para pekerja dapat sebagai suatu kesatuan membicarakan atau menuntut syarat-syarat kerja tertentu dengan para pengusaha.

Seorang manajer SDM haruslah mengetahui hal-hal apa saja yang harus dipertimbangkan dalam rewarding tenaga kerja di dalam organisasinya. Faktor-faktor yang menimbulkan perbedaan upah antara lain :

  1. Perbedaan corak permintaan dan penawaran dalam berbagai jenis pekerjaan
  2. Perbedaan dalam jenis-jenis pekerjaan
  3. Perbedaan kemampuan, keahlian dan pendidikan
  4. Terdapatnya pertimbangan bukan keuangan dalam memilih pekerjaan

          Ke-empat faktor-faktor diataslah yang akhirnya akan menjadi pedoman manajer dalam menetukan gaji atau upah tenaga kerjanya agar tenaga kerjapun tidak merasa dirugikan atau merasa puas atas reward yang diterimanya sehingga dapat meningkatkan motivasi dan produktivitasnya didalam bekerja dan perusahaan akan lebih profitable kedepannya.

 

 

Disamping faktor-faktor diatas Seorang manajer SDM haruslah memahami kurva permintaan dan penawaran pasar tenaga kerja. Penawaran tenaga kerja berasal dari pencari kerja atau rumah tangga konsumen. Kurva penawaran ini memiliki slope positif, yang berarti semakin tinggi upah yang ditawarkan, maka semakin besar pula penawaran tenaga kerja yang dilakukan oleh pemberi kerja dan sebaliknya.

Sementara, permintaan tenaga kerja berasal dari perusahaan pemberi kerja atau rumah tangga produksi. Kurva permintaan memiliki slope yang negatif, yang berarti semakin tinggi upah, maka semakin kecil permintaan terhadap tenaga kerja yang dilakukan oleh manajer dan sebaliknya.

 

Ada kalanya perusahaan harus melakukan peningkatan produksi terhadap produknya sehingga dengan peningkatan produksi mungkin bisa datang beberapa masalah. Karena diperlukan beberapa orang untuk mengoperasikannya, jumlah pekerjapun meningkat dramatically. Hal ini memaksa manajer untuk mengembangkan aturan, peraturan, dan prosedur untuk mengontrol para pekerja.Beberapa peraturan yang diperlukan peningkatan dalam pekerjaan specialization, yang menyebabkan pekerjaan yang berulang dan monoton. Maka manajer harus melakukan perekrutan tenaga kerja melalui pasar tenaga kerja yang tentunya akan membutuhkan biaya.

Kebijakan-kebijakan seorang manajer dalam perekrutan karyawan sangat dibutuhkan karena perekrutan ini adalah awal kunci sukses dari keberhasilan sebuah perusahaan untuk dapat mencapai tujuan di masa depan. Disisi lain Pasar tenaga kerjapun menyediakan beraneka ragam tenaga kerja. Manajer diharapkan mampu merekrut karyawan yang benar-benar mempunyai keterampilan spesifik yang memang dikuasai dan dibutuhkan oleh organisasi dan mau bekerja baik serta memiliki motivasi yang tinggi untuk memajukan perusahaan.

Kaitannya dengan keanekaragaman tersebut yaitu tidak dapat dipungkiri bahwa setiap tenaga kerja  yang ada ataupun direkrut oleh sebuah organisasi pastilah bersifat heterogen.  Menghargai keragaman dalam lingkungan kerja untuk memperoleh anggota organisasu yang efektif tidaklah mudah, menghargai keragaman dapat dimulai dari mengenali, menerima dan mempererat perbedaan-perbedaan diantara orang-orang dalam perusahaan sehingga dapat dikembangkan bakat unik diantara mereka.

          Perubahan-perubahan yang mempengaruhi pasar tenaga kerja berkaitan dengan globalisasi dalam perubahan komposisi angkatan kerja. Pentingnya keragaman budaya dan sikap karyawan yang menerima perbedaan budaya akan menjadi tantangan dari perubahan tersebut. Globalisasi menjadi tantangan meningkatnya keragaman angkatan kerja. Perubahan komposisi dari angkatan kerja dibagian negara lainnya. Rata-rata pekerja saat ini di beberapa bagian negara saat ini berumur lebih tua, dan lebih banyak wanita, orang-orang kulit berwarna atau kulit tertentu serta imigran yang mencari pekerjaan dan kesempatan untuk maju.

         Sebagai contoh di USA pertambahan tenaga kerja antara tahun 1992-2005 sebanyak lebih dari 45%, kemungkinan bukan penduduk berkulit putih melainkan populasi imigran dari generasi pertama asia dan amerika latin, dan hampir 2/3 nya adalah wanita. Tercatat juga bahwa peningkatan kehadiran tenaga kerja wanita akan lebih mempercepat perkembangan dunia dan di eropa dari pada di USA. Tantangan Minoritas, Manajemen, Undang-undang Pola pikir yang memandang perbedaan sebagai kekurangan atau gangguan, merupakan budaya yang sudah tidak tepat pada era globalisasi.

          Contoh nyata diatas tentu sangat penting bagi seorang manajer SDM dalam hal menentukan siapa orang yang pantas ataupun layak dipekerjakannya didalam perusahaan. Berjalannya organisasi secara efektif dan efisien bukanlah ditentukan oleh seberapa besar kesamaan yang dimiliki tiap-tiap karyawan, baik itu dari segi kemampuan, keterampilan, latar belakang, usia, gender, dll. Tetapi justru keanekaragaman aspek-aspek tersebutlah yang dapat menjadi pemicu bagi organisasi agar semakin fleksibel, kemmpuan karyawan dalam berkomunikasi antarpribadi yang berbeda-beda semakin baik, semua pekerjaan yang bervariasi dapat terselesaikan dengan sempurna sehingga tujuan organisasi dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

By hutaurukjr

HASIL WAWANCARA MENGENAI ANALISIS KELUHAN PELANGGAN DAN PERBAIKAN JASA PADA SALON

JOHNNY ANDREAN JAMBI

 

Tempat                       : Johnny Andrean Wtc, Lt.1

Waktu                                    : Sabtu, 26 Mei 2012

Narasumber               : Mbak Fitha (Supervisor)

 

 A.   JENIS KELUHAN PELANGGAN

Adapun jenis-jenis keluhan pelanggan pada salon Jhonny Andrean sebagai berikut:

  • Terdapat pelanggan-pelanggan yang biasanya tidak mau untuk menunggu lama di ruang tunggu , tetapi ingin cepat dilayani sesudah datang.

Penyebabnya karena masih sedikit karyawan yang bekerja di Johnny Andrean dan banyak karyawan yang kurang betah berdomisili di Jambi.

  • Terdapat produk tambahan yang ditawarkan, tetapi kualitasnya kadang tidak sesuai dengan harapan pelanggan.
  • Ada sebagian karyawan yang kurang ramah terhadap pelanggan (cuek) sehingga pelanggan tidak leluasa menyampaikan keinginannya yang seperti apa.
  • Misalnya pada smoothing, ada pelanggan yang kurang puas dengan pelayanan yang diberikan seperti rambut cepat kembali ke semula.
  • Pelanggan merasa kompensasi/ harga pelayanan yang diberikan terlalu mahal tetapi tidak sesuai dengan apa yang diterimanya.
  • Kurangnya keterampilan yang dimiliki karyawan baru, sehingga menyebabkan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan tidak maksimal (mungkin karyawan masih perlu beradaptasi dan kurang terbiasa).
  • Terkadang suhu di dalam ruangan panas, membuat pelanggan merasa tidak nyaman, akibat kurangnya arus listrik dari WTC.
  • Cara kerja sebagian karyawan ada yang lambat dan pada saat bekerja mereka berbicara dengan teman kerjanya yang lain (mengobrol) sehingga kadang hasil yang diharapkan pelanggan tidak sesuai.

 

B.   WAKTU KOMPLAIN DILAKUKAN

Meskipun sebenarnya kinerja jasa sering tidak dapat dievaluasi, sehingga pelanggan menggunakan syarat intrinsik dan syarat ekstrinsik jasa sebagai acuan. Untuk jasa salon kecantikan ini, komplain dilakukan pelanggan yaitu pada saat jasa selesai disampaikan atau experience quality yang merupakan bagian dari syarat ekstrinsik.

Setelah penyedia jasa selesai memberikan pelayanan misalnya memotong rambut pelanggan, maka saat itulah pelanggan memberikan penilaian terhadap jasa yang diterimanya apakah persepsinya terhadap kualitas jasa sesuai dengan jasa yang diterimanya seperti kerapian rambut setelah selesai masuk salon. Jika harapan pelanggan tidak tercapai saat selesai mengkonsumsi jasa maka pelanggan tidak merasa puas. Pada saat itulah pelanggan akan melakukan komplain terhadap penyedia jasa salon bahwa jasa yang diterimanya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

 

C.  TIPE – TIPE PELANGGAN YANG KOMPLAIN

Ada beberapa perilaku konsumen yang komplain terkait jasa yang diterimanya yaitu:

  • Pasif

Pada saat ada jasa yang diterimanya  tidak sesuai dengan harapannya, dia cenderung memilih untuk diam saja dan tidak melakukan tindakan sama sekali ( do nothing ).

  • Voicers atau berbicara

Ada juga sebagian pelanggan langsung mengajukan komplain atau gugatan kepada pihak Johnny Andrean khususnya kepada karyawan, tetapi tidak membicarakan hal-hal yang negative keluar.

  • Secara tidak langsung

Ada pelanggan yang komplain melalui media komunikasi mereka tidak secara langsung menyampaikan keluhannya kepada penyedia jasa melainkan melalui media, seperti menyampaikan keluhan melalui e-mail yang telah disediakan.

 

D.  TANGGAPAN/ UMPAN BALIK YANG DIBERIKAN PENYEDIA JASA TERHADAP KELUHAN PELANGGAN

Adapun tanggapan dan upaya yang sistematis dilakukan oleh pihak penyedia jasa Johnny Andrean untuk mengambil tindakan koreksi terhadap komplain pelanggan yaitu mereka menerima apa-apa saja yang menjadi keluhan pelanggan. kemudian pihak manajemen dari Johnny Andrean melakukan evaluasi secepatnya terhadap kinerja karyawan serta terus melakukan perbaikan begitu juga dengan dengan harga yang diberikan akan ditinjau ulang lagi.

Johnny Andrean juga menyediakan berupa katalog yang berisi informasi seputar perwatan-perawatan mulai dari rambut, produk kecantikan, dll agar pelanggan lebih memahami lagi.

Selain itu, pihak Jhony Andrean akan meminta maaf secara khusus kepada pelanggan yang merasa tidak puas terhadap pelayanan ataupun terjadi kesalahan dari karyawan.

 E.   BENTUK PEMULIHAN JASA

  • Pihak Manajemen Johnny Andrean melakukan pelatihan ataupu training bagi karyawan yang masih baru bergabung untuk meningkatkan keterampilannya.
  • Melakukan mutasi atau mendatangkan karyawan Jhonny Andrean dari berada di luar Jambi yang lebih berpengalaman.
  • Memberikan pelayanan secara gratis apabila terjadi kesalahan ataupun ketidaksesuaian terhadap jasa yang diterima dengan catatan di bawah seminggu setelah memperoleh jasa.

F.     MENGUKUR KEPUASAN PELANGGAN

Ada beberapa cara yang digunakan oleh pihak Jhonny Andrean untuk mengukur apakah jasa yang diberikan pada pelanggan sudah sesuai dengan yang diharapkan seperti :

  • Menyediakan kotak saran dan kritik melalui email yang telah disediakan yaitu salon@jhonnyandrean.com dan dapat menghubungi Customer Service di 08159798000 yang berada di setiap bilt pembayaran selambat-lambatnya 1 minggu setelah pembayaran.
  • Melakukan pengamatan secara langsung terhadap pelanggan yang sering datang ke Salon Jhonny Andrean.
  • Memberikan kuisioner secara berjangka kepada pelanggan setelah selesai dilayani apakah mereka sudah puas dengan jasa pelayanan yang diterimanya

G.  GARANSI

Pihak Johnny Andrean memberikan garansi terhadap pelayanan – pelayanan tertentu seperti : Smoothing, rebonding, pasang bulu mata, dll yaitu dengan memberikan pelayanan gratis/ perbaikan jika hasilnya tidak sesuai dengan harapan / terjadi kerusakan dalam tempo waktu seminggu setelah menerima pelayanan.

 H.   KESIMPULAN

            Dengan adanya upaya yang dilakukan oleh pihak Johnny Andrean dalam mengatasi keluhan pelanggan maka semua itu bisa dijadikan sebagai a profit center bukan cost center yang nantinya bisa membantu provider penyedia jasa meningkatkan nilai jasanya di mata pelanggan.

Kepuasan dan ketidakpuasan akan jasa yang diterima pelanggan nantinya berpengaruh pada pola perilaku selanjutnya apakah mereka akan datang kembali mengunjungi Johnny Andrean atau malah meninggalkan dan pergi ke tempat lain.

By hutaurukjr

KELUHAN PELANGGAN TELKOMSEL

KELUHAN PELANGGAN TELKOMSEL

Sinyal operator Telkomsel di Indoensia Timur dinilai sangat buruk. Ribuan pelanggan banyak melakukan komplain karena susah berkomunikasi serta mengakses layanan data. Gamgguan lain adalah gangguan telekomunikasi seperti drop call, susah nyambung sms delay pada 13 juta pelanggan Telkomsel di kawasan timur Indonesia.

 

sejumlah pelanggan dari berbagai kalangan mengeluhkan hal serupa dari soal jaringan komunikasi yang terputus hingga hilangnya pulsa tanpa jelas diketahui penyebabnya.

 

keterlambatan pihak Telkomsel dalam mengumumkan kerusakan sistem yang membuat pelanggan harus menunggu hingga dua jam di Grapari Telkomsel Makassar di Gedung Graha Pena.

 

‘’telkomsel flash, saya daftar telkomsel flash kemudian di daerah saya ga bisa di gunakan. saya datang ke grapari kmd di srh byr tagihan selama 2bln yg blm pernah saya gunakan sekalipun. kmd saya minta di non aktifkan kmd cs bilang di srh tggu smp 3 bln. disrh datang lg. saya ga urus2 smp skrg tagihan datang terus… smp 2jt an masa saya harus menyelesaikan tagihan yg saya merasa saya ga punya tanggung jawab untuk membayar nya’’

 

‘’Saya menjadi pengguna telkomsel sudah cukup lama, akhirnya kami bermigrasi ke kartu halo 9 tahun yang lalu. Selama 9 tahun memakai kartu halo banyak kendala yang kami hadapi seperti : jaringan tidak stabil, tagihan penggunaan gprs tinggi padahal saya menggunakan paket blackberry unlimited, yang terakhir ini dalam bulan mei 2012 saya harus bayar 2 kali karena out going kami terblokir. Saya sudah melakukan pengaduan ke grapari surabaya, bukti struk pembayaran sudah di copy tapi sampai pada tanggal 15 mei 2012 nomor saya terblokir out going. Padahal menurut penjelasan CS grapari surabaya jika ada pengaduan dijamin bahwa no. saya tidak terblokir’’

 

‘’Menurut promo kartu AS Telkomsel, setelah menelpon sampai Rp 1750 atau sekitar 1 menit 10 detik, mendapatkan gratis bonus 12000 detik. Akan tetapi dalam kenyataannya, sampai menghabiskan pulsa Rp 6000 bahkan pernah Rp 7000 tapi tidak mendapatkan bonus yang dimaksud. Saya sebagai pelanggan setia Telkomsel untuk daerah Kalimantan Selatan, juga merasa dikecewakan dengan sinyal yang semakin lemah atau sering hilang’’.

 

TIPE PELANGGAN TELKOMSEL

1)   Pasif,

Tidak sedikit juga pelanggan telkomsel yang memilih untuk diam dan tidak mengambil tindakan apapun atas kekecewaan yang mereka rasakan selama memakai layanan Telkomsel. Terkadang mereka malas untuk berbicara atau complaint karena menurut mereka itu hanya membuang-buang waktu saja dan sebagian dari mereka bersifat pasif karena menurut mereka jika menghubungi call center dan mengunjungi Graparipun tidak menyelesaikan masalah malah akan membuang waktu mereka saja.

2)      Voicers, ini aktif pelanggan mengeluh ke penyedia layanan, tetapi mereka cenderung untuk menyebarkan kata negatif dari mulut ke mulut, untuk beralih patronase, atau untuk pergi ke pihak ketiga dengan keluhan mereka.

Pelanggan yang bersifat voicer biasany cenderung berbicara negatif tentang kekecewaan yang telah mereka rasakan. Pelanggan Telkomsel yang sudah sering sekali dikecewakan akan mengajukan complaintnya secara langsung ke Grapari ataupun menelpon call center untuk meminta klarifikasi atas kesalahan pelayanan baik dalam menelepon, SMS maupun akses internet.

3)   Marah (Irate), ini pelanggan lebih mungkin untuk terlibat dalam negatif kata dari mulut ke mulut kepada teman dan kerabat dan beralih penyedia daripada yang lain.

 

BAGAIMANA PT TELKOMSEL MEMBERI TANGGAPAN APABILA TERJADI KELUHAN PELANGGAN

Dalam menangani maupun menampung complaint dari pelanggan, Telkomsel menyediakan fasilitas-fasilitas yang akan membantu setiap pelanggannya agar lebih mudah dalam menyampaikan keluhan mereka sampai kepada mendapatkan penanganan dan solusi atas keluhan yang telah mereka sampaikan.

Saat ini telah ada puluhan kantor Grapari yang telah tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Grapari ini diharapkan dapat menampung complaints para pelanggan Telkomsel di daerahnya masing-masing tanpa perlu harus mengunjungi langsung ke kantor pusat Telkomsel. Dan untuk bisa melayani pelanggan dengan optimal, di Grapari Telkomsel menerapkan 6 P, yaitu GraPARI sebagai Pusat Penerangan, Penjualan, Permintaan, Pengaduan, Pembayaran dan Pemeliharaan.

Selain kantor Grapari, Telkomsel juga menyediakan akses pelayanan call center untuk pelayanan pelanggan melalui telepon, sebagai wujud dari pelayanan pelanggan 24 jam yang memberikan pelayanan tak henti kepada pelanggan untuk segala kebutuhan dan permasalahan pelanggan.

Nomor akses Call Center Telkomsel:
a.  Melalui KartuHALO : 133
b.  Melalui kartu simPATI dan Kartu AS :

  • 155 untuk layanan informasi pelanggan 24 jam (GRATIS)
  • 188 untuk layanan Contact Center 24 jam (Berbayar)

Dan untuk pelanggan yang hobbi mengakses internet juga disediakan pelayanan layanan informasi juga keluhan pelanggan secara online yang dapat diakses pada https://my.telkomsel.com atau mengirimkan e-mail ke cs@telkomsel.co.id.

 

BAGAIMANA PT TELKOMSEL MENGATASI KELUHAN PELANGGAN

GRAPARI, call center, dan situs web resmi Telkomsel merupakan suatu langkah tepat yang dilakukan PT Telkomsel untuk melayani pelanggannnya yang sudah mencapai angka 103 juta orang yang tersebar diseluruh Indonesia. Dengan adanya fasiitas-fasilitas tersebut maka akan lebih mempermudah mereka untuk mengetahui apa-apa saja yang dirasakan oleh konsumen mereka setelah mengkonsumsi jasa komunikasi yang mereka tawarkan.

Setiap complaint yang telah disampaikan oleh pelanggan baik itu melalui Grapari, call center maupun melalui situs web kemudian akan dikirmkan oleh operator costumer service kepusat agar diproses hingga mendapatkan solusi terbaik bagi pelanggan dan Telkomsel siap memberikan penjelasan terkait sejumlah gangguan layanan telekomunikasi selular yang dikeluhkan oleh pelanggannya. Terkait dengan keluhan pelanggan tersebut, Telkomsel secara intensif melakukan pemeriksaan teknis serta peningkatan layanan fitur-fitur terhadap nomor pelanggan. Pelanggan dapat menerima penjelasan dan solusi yang diberikan Telkomsel dengan baik dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan yang diberikan oleh petugas callcenter 116 Telkomsel sudah cukup baik, meskipun demikian kecepatan  penanganan keluhan, lambatnya akses dan waktu tunggu masih menjadi hambatan. Kepuasan pelanggan ditunjukkan melalui perilaku pelanggan sering mendorong orang lain untuk menggunakan produk Telkomsel dan call centernya, setia menggunakan produk Telkomsel walaupun terjadi isu-isu negatif, memberi perhatian yang kecil terhadap produk pesaing, dan jarang mengadukan keluhan pada orang lain. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa meskipun kinerja petugas layanan call center 116 Telkomsel belum maksimal namun dapat memberikan kepuasan pada para pelanggannya.


BAGAIMANA PT TELKOMSEL MENGUKUR KEPUASAN PELANGGAN MEREKA

Metode pengukuran kepuasan pelanggan yang diterapkan oleh PT Telkomsel adalah Sistem Keluhan & Saran dimana memungkinkan perusahaan memberi respon secara cepat & tanggap terhadap setiap masalah yang timbul.

Faktor yang penting dalam hal metode pengukuran ini adalah GRAPARI, call center, dan situs web resmi Telkomsel. Dimana pelanggan akan dimudahkan dengan adanya ketiga fasilitas pelayanan tersebut. Dengan mengumpulkan semua complaints yang telah disampaikan pelanggan maka Telkomsel dapat mengetahui seberapa banyak pelanggan mereka yang tidak puas atas pelayanan yang mereka berikan dan sejauh mana kepuasan yang dirasakan oleh pelanggan setelah membeli ataupun memakai produk jasa komunikasi yang mereka sediakan.

Disamping itu, PT Telkomsel juga sering mengadakan penelitian pengukuran kepuasan pelanggan mereka melalui pemberian kuesioner kepada beberapa koresponden yang merupakan pelanggan kartu Telkomsel. Pada kuesioner tersebut dilampirkan beberapa pertanyaan mengenai koresponden itu sendiri dan pertanyaan seputar apa yang mereka rasakan dan juga harapkan sebagai pengguna kartu Telkomsel yang dapat mendorong kepuasan mereka diantaranya kualitas produk  (jasa), harga, kualitas pelayanan, faktor emosional, serta kemudahan untuk mendapatkan jasa yang ditawarkan oleh PT Telkomsel.

 

KAPAN PELANGGAN TELKOMSEL MELAKUKAN COMPLAINT?

Pelanggan Telkomsel pada umumnya melakukan complain adalah setelah mereka mengkonsumsi jasa komunikasi yang PT Telkomsel berikan. Menurut hasil penelitian, keluhan yang paling banyak diutarakan oleh pelanggan adalah masalah sinyal dan jaringan yang sering terputus-putus dan tarif pemakaian pulsa yang kadang tidak menentu. Prosesnya yaitu saat pelanggan sedang menelepon kemudian yang terjadi adalah suara yang keluar tidak jernih ataupun tidak jelas kemudian drop call. Pelanggan yang merasa tidak senang kemudian akan mengajukan keluhannya setelah menelepon dengan menelepon call center dan membicarakan masalah menelepon yang dihadapinya tersebut.

 

BENTUK PEMULIHAN JASA YANG DILAKUKAN PT TELKOMSEL

PT Telkomsel siap memberikan penjelasan terkait sejumlah gangguan layanan telekomunikasi selular yang dikeluhkan oleh pelanggannya. Terlebih kepada pelanggan yang selama ini banyak mengeluhkan tentang sinyal Telkomsel yang buruk dibeberapa daerah di Indonesia yang menyebabkan pelanggan banyak yang kecewa pada saat sedang ataupun sudah selesai menggunakan jasa komunikasi Telkomsel (telepon/sms).

Sejauh ini bentuk service recovery yang telah dilakukan salah satunya yaitu sudah 600 BTS yang sudah dibangun oleh Telkomsel, yang terdiri BTS unit 3G 34 menara dan unit 2G sebanyak 566 menara. Diharapkan dengan pembangunan BTS baru tersebut dapat mengatasi keluhan pelanggan selama ini seperti sinyal yang buruk dan jaringan yang sering sibuk.

Tapi yang menjadi kendala dalam pembangunannya yaitu karena peningkatan layanan jaringan tersebut tidak bisa dilakukan sekaligus, gangguan terjadi secara terpisah-pisah karena perlakuannya dibagi per tahap per cluster BTS di daerah tertentu. Tetapi hal ini akan dilakukan sepanjang tahun hingga target optimalisasi jaringan terpenuhi pada akhir 2011. Proses penggantian dan pembangunan BTS itu sendiri dilakukan pada tengah malam hingga dini hari sehingga gangguan terjadi pada waktu-waktu tersebut,.

Telkomsel juga telah memiliki 430 pusat layanan di seluruh Indonesia di mana untuk mendapatkan layanan, pelanggan bisa mengunjungi Grapari, Gerai halo, Graparikios dan Plaza Telkom. Telkomsel telah membuka layanan Grapari 247 atau 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kapan pun.

 

GUARANTEE (JAMINAN)

Grapari Telkomsel menjamin layanan pelanggan dengan ISO 9001:2008 berstandar internasional untuk kepuasan pelanggan yang mencapai 107 juta orang dengan layanan berkualitas dan terpercaya.

Sertifikasi ISO 9001:2008 untuk Grapari merupakan jaminan layanan Telkomsel yang akan dilakukan secara terus menerus. ISO 9001:2008 adalah standar internasional bertujuan untuk membuktikan pelaksanaan manajemen mutu dengan standar global suatu perusahaan dalam menunjukkan kualitas dan dapat dipercaya. Output sistem ini diharapakan dapat menciptakan kepuasan pelanggan, bagaimana setiap pelanggan Telkomsel tersenyum saat keluar dari Grapari.

By hutaurukjr

Analisis Manajemen Jasa Sriwijaya Air

Analisis Manajemen Jasa Sriwijaya Air

 

1. Deskripsi Core Product dan Supplementary Service yang Ditawarkan Sriwijaya Air

Core Product:

Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang penerbangan, Sriwijaya Air memberikan service sebagai alat transportasi udara yang merupakan core product mereka. Perusahaan menyediakan pesawat dan fasilitas pendukung lainnya dengan tujuan mengantarkan para customernya ke lokasi tempat yang mereka inginkan. Saat ini, Sriwijaya  Air telah mengoperasikan 30 unit pesawat yang tidak hanya melayani pelanggan yang ingin bepergian antarwilayah di Indonesia saja, tetapi juga melayani penerbangan ke luar negeri seperti Penang dan Singapura.

Supplementary Service:

Sriwijaya Air juga memberikan beberapa supplementary service kepada customer antara lain:

–         Menyediakan fasilitas makan dan minum bagi para penumpang ketika berada didalam pesawat.

Sriwijaya akan dengan segera menyajikan makanan selama penerbangan pada waktu makan siang ataupun makan malam di setiap rute penerbangannya.

–         Menyediakan fasilitas-fasilitas yang mendukung terlaksananya proses jasa didalam pesawat.

Bagasi pada setiap pesawatnya untuk mempermudah penumpang dalam menjaga dan menyimpan barang-barangnya. Pesawat juga didesign dalam bentuk dua kelas yaitu kelas bisnis dan kelas ekonomi,

–         Memberikan informasi yang bertujuan memberi kemudahan kepada seluruh pelanggan dengan melayani pembelian tiket pesawat secara online melalui akses internet

E-tiket merupakan pilihan alternatif yang lebih cepat dan dipercaya dibandingkan tiket pesawat kertas biasa . E-tiket Sriwijaya Air tersedia untuk semua penerbangan dan bisa dibeli secara online di Tiket2.com. Cukup mengunjungi website http://www.tiket2.com masukkan bandara keberangkatan dan tujuan, pilih tanggal dan cari. Pada langkah berikutnya pilih penerbangan Anda, kemudian isi formulir pendek dengan rincian Anda. Tiket2 akan membuat reservasi penerbangan Anda, mengirimkan e-tiket ke email Anda segera setelah pembayaran dilakukan. Harap di perhatikan bahwa setelah transaksi nama penumpang pada tiket tidak bisa diubah. Selain itu Contact Center 24 jam: 021-292 79 777 atau 0804 1 777 777 yang ditetapkan oleh Sriwijaya Air siap melayani kebutuhan Anda 24 jam sehari 7 hari seminggu

–         menawarkan layanan pengiriman barang ke berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara

Sriwijaya Air mengerti kebutuhan Anda akan keamanan kiriman, kenyamanan pelayanan dan harga yang barsaing. Perusahaan  telah membuktikan bahwa layanan cargonya adalah salah satu yang terbaik di Indonesia.

–         Melayani konsultasi maupun response hingga solusi terhadap complain yang diutarakan oleh setiap pelanggan mereka

Pelayanan ini dapat melalui kunjungan pelanggan di situs www.sriwijayaair.co.id ataupun bertemu langsung dengan customer servicer di kantor.

 

2. Kategori proses jasa Sriwijaya Air

People Processing: pelanggan secara fisik harus hadir selama proses penyampaian jasa untuk menerima manfaat jasa yang diinginkan.

Ketika penumpang berada datang ke bandara kemudian berada di dalam pesawat hingga turun dari pesawat pada saat itulah terjadi proses jasa. Walaupun sebenarnya tujuan utama penumpang adalah diantarkan pesawat sampai ke tempat tujuan yang mereka inginkan. Penumpang akan dilayani sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan, mulai dari tahap registrasi(pemesanan tiket), diantarkan ke pesawat hingga memasuki ruang tempat duduk, lalu turun dari peswat.

Dalam konteks people processing ini, penerima jasa tidak dapat diwakilkan kepada pihak lain, atau dengan kata lain konsumen yang ingin menerima service harus berhubungan langsung dengan si penyedia jasa. Penumpang pesawat Sriwijaya ketika akan berangakat menuju pesawat akan dilayani langsung oleh pelanggan. Seperti pengangkuta barang milik penumpang hingga ke bagasi. Kemudian penumpang masuk ke dalam pesawat. Di dalam pesawat penumpang akan dipuaskan dengan disuguhkan makanan dan minuman. Dan ketika pesawat telah sampai di tujuan maka penumpang segera dibantu turun oleh karyawan pesawat hingga mengambil barang-barang dari bagasi pesawat.

 

3. Backstage & Fontstage Sriwijaya Air

Backstage: fasilitas yang merupakan technical core dari sistem jasa (little interest to customers). Kegagalan ‘backstage personnel and system’ bekerja akan mempengaruhi  kualitas frontstage acivities.

Salah satu unsur dari backstage set ini adalah keorganisasian sebuah perusahaan.  Bagaimana backstage suatu perusahaan didesign juga akan menentukan strategi pelayanan yang akan mereka berikan. Keorganisasian dalam hal ini mencakup beberapa aspek antara lain: kepemimpinan seorang manajer dan kompetensi yang dimiliki para karyawannya dan kebijakan-kebijakan didalam perusahaan.

Backstage set Sriwijaya dapat kita misalkan pada kebijakan dalam menambah jumlah armada. Usia rata-rata pesawat Sriwijaya adalah 24 tahun, tetapi pada tahun 2012 akan mendatangkan 22 pesawat baru yang diharapkan dapat menggantikan armada yang lama. Contoh lainnya yaitu Penyediaan informasi mengenai tiket dan rute pesawat setiap harinya

 

Frontstage: mencakup semua element terdiri dari: physical  support  dan contact personnel  yang merupakan garis depan dalam sistem operasi jasa (visible  customer).

Beberapa unsur-unsur yang terdapat pada frontstage diantaranya: teknologi yang digunakan, kemampuan karyawan dalam melayani dan memuaskan pelanggan, dan fasilitas pendukung lainnya. Atau biasa dikatakan bahwa fronstage set merupakan standard prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara fisik yang dapat secara langsung dilihat maupun dirasakan oleh konsumen.

Frontstage dalam hal ini dapat dicontohkan seperti kenyamanan dan keselamatan penumpang. Pesawat-pesawat Sriwijaya dikemudikan oleh pilot-pilot  yang andal dan profesional. Sriwijaya Air akan mengantarkan setiap penumpang hingga ke tempat tujuan dengan selamat. Dengan ruang kaki lebih luas di dalam kabin pesawat, perjalanan akan lebih nyaman dan santai. Penumpang akan tiba di kota tujuan dengan segar dan siap melakukan beragam aktivitas.

 

4. Identifikasi tipe informasi yang harus dikumpulkan untuk mengembangkan jasa pada perusahaan Sriwijaya Air

 

Sistem informasi yang dapat diimplementasikan terdiri dari 3 macam tipe informasi yaitu :
1.Informasi pengumpulan data (Scorekeeping information) : informasi yang berupa akumulasi atau pengumpulan data untuk menjawab pertanyaan. Berguna bagi manajer bawah untuk mengevaluasi kinerja personil-personilnya.

Tipe informasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi setiap pertanyaan yang muncul Dari penumpang yang telah merasakan pelayanan Sriwijaya, bilamana terjadi kesalahan dalam penyampaian jasa ataupun adanya ketidakpuasan akan pelayan yang telah diberikan, sehingga ini akan membantu manajer dalam memahami kinerja karyawannya. Apakah harus diperbaiki lagi.

2.Informasi Pengarahan perhatian (attention directing information) : membantu manajemen memusatkan perhatian pada masalah-masalah yg menyimpang, ketidakberesan. Informasi ini membantu manajemen menengah untuk melihat penyimpangan-penyimpangan yg terjadi.

Kegiatan ini dilakukan apabila terjadi kesalahan-kesalahan dalam proses penyampaian jasa. Kesalahan tersebut akan ditanggapi oleh manajer Sriwijaya kemudian memperbaikinya dengan merubah system sebelumnya agar pelanggan tidak akan merasa kecewa lagi.

3.Informasi Pemecahan masalah (Problem Solving information) : informasi untuk membantu para manajer atas mengambil keputusan memecahkan permasalahan yang dihadapinya. Problem solving biasanya dihubungkan dgn keputusan yg tidak berulang-ulang serta situasi yg membutuhkan analisis yg dilakukan oleh manajemen tingkat atas.

Dalam proses pemecahan masalah dibutuhkan informasi-informasi yang dibutuhkan dan berhubungan dengan kasus atau masalah yang akan dipecahkan. sehingga manajer harus melakukan diskusi dengan para bawahan maupun atasannya mengenai seluruh masalah-masalah yang telah diidentifikasi kemudian dicari apa yang menjadi penyababnya lalu mencari jalan keluarnya.

 

5. Spesifikasi Design & Kinerja Jasa Sriwijaya Air

Spesifikasi Design jasa

Spesifikasi Design jasa mencakup beberapa hal seperti: prosedur, kebijakan, serta informasi lain yang diperlukan untuk sistem produksi jasa. Setalah disain akhir sudah ditetapkan, maka proses untuk membuat produk tersebut harus ditentukan. Secara aktual, kemampuan dan keterbatasan pemrosesan produk dipertimbangkan melalui seleksi dan proses disain, mungkin terjadi disain produk/jasa tersebut akan berubah secara substansial. Rencana proses secara penuh dilakukan pada tahap ini, hal ini meliputi spesifikasi produk, kualitas yang dibutuhkan, tingka kapasitas, teknologi, level kemampuan, kebutuhan material dan lain sebagainya.

Dalam hal ini spesifikasi dimaksudkan berupa prosedur, kebijakan serta informasi-informasi secara rinci yang telah diperoleh maupun ditetapkan oleh perusahaan Sriwijaya Air yang akan dipergunakan selama proses jasa dilakukan.

Berikut ini dijabarkan beberapa spesifikasi design yang telah ditetapkan oleh perusahaan Sriwijaya Air:

a. Keselamatan Sriwijaya Air

Usia rata-rata pesawat adalah 24 tahun, tetapi pada tahun 2012 akan mendatangkan 22 pesawat baru yang diharapkan dapat menggantikan armada yang lama.

b. Tiket murah Sriwijaya pada rute populer

Harga ditemukan oleh pengguna tiket-tiket dalam beberapa hari terakhir. Tarif mungkin berubah yang disebabkan oleh ketersediaan saat waktu pemesanan.

c. Pemesanan e-tiket online Sriwijaya Air

E-tiket merupakan pilihan alternatif yang lebih cepat dan dipercaya dibandingkan tiket pesawat kertas biasa . E-tiket Sriwijaya Air tersedia untuk semua penerbangan dan bisa dibeli secara online di Tiket2.com. Cukup mengunjungi website http://www.tiket2.com masukkan bandara keberangkatan dan tujuan, pilih tanggal dan cari. Pada langkah berikutnya pilih penerbangan Anda, kemudian isi formulir pendek dengan rincian Anda. Tiket2 akan membuat reservasi penerbangan Anda, mengirimkan e-tiket ke email Anda segera setelah pembayaran dilakukan. Harap di perhatikan bahwa setelah transaksi nama penumpang pada tiket tidak bisa diubah.

d. Grup pemesanan Sriwijaya Air

Layanan ini ditujukan bagi grup yang melakukan perjalanan karena bisnis perusahaan, konferensi, pameran, study tour sekolah, tamasya olahraga, atau hanya untuk mengunjungi keluarga dan teman. Peraturan untuk jenis pemesanan ini dapat berubah dari waktu ke waktu. Secara umum, kami menawarkan diskon besar untuk pemesanan grup (lebih dari 10 orang). Silahkan menghubungi Layanan Pelanggan Tiket2 untuk bantuan dan informasi terbaru.

e. Jadwal penerbangan Sriwijaya Air

Anda dapat memeriksa jadwal penerbangan Sriwijaya Air pada tanggal tertentu dengan menggunakan formulir di bagian atas halaman ini. Pastikan untuk memilih opsi “hanya Sriwijaya”, kemudian pilih rute dan tanggal.

f. Cek-in dan boarding

Penumpang Sriwijaya Air diharapkan untuk menyelesaikan proses cek in setidaknya 1 jam 45 menit sebelum jadwal penerbangan. Cek-in dapat dilakukan di konter cek in di bandara. Setibanya di bandara, tunjukan paspor atau kartu identitas di konter cek-in dan lanjutkan ke gerbang boarding. Untuk penerbangan internasional Anda juga harus membawa paspor Anda.

g. Bagasi Sriwijaya Air

Bagasi tangan (kabin) tidak boleh lebih besar dari ukuran 55cm x 35cm x 25 cm. Penumpang juga dapat membawa bagasi dengan berat total 20 kg, bebas biaya. Kecuali untuk penerbangan dengan rute Jakarta – Tanjung Pinang, memiliki batasan dibawah 15 kilogram. Untuk barang Anda yang melebihi batas bagasi akan dikenakan biaya. Dalam hal ini pihak Sriwijaya juga membuat kebijakan atas kesalahan-kesalahan yang terjadi seperti: bagasi rusak, hilang, atupun terlambat.

h. Layanan penerbangan Sriwijaya Air

Saat ini Sriwijaya dikategorikan sebagai maskapai penerbangan tingkat menengah yang hanya menyajikan makanan ringan dalam penerbangannya. Sriwijaya berencana memperluas penerbangan dengan layanan penuh dalam waktu 2-3 tahun ke depan sementara Sriwijaya mempersiapkan untuk memenuhi persyaratan. Setidaknya dengan 30 pesawat baru dan sebuah ruang bisnis, Sriwijaya akan dapat segera menyajikan makanan selama penerbangan pada waktu makan siang dan makan malam. Hal ini dilakukan, sesuai dengan komitmen Sriwijaya Air yang ingin memberi layanan terbaik dalam soal keselamatan (safety) dan pelayanan (services). Komitmen ini tentu bukan hanya sekadar slogan dan menjual kata-kata saja, tetapi telah diwujudkan dalam bentuk nyata.

i. Armada

Sriwijaya Air mengoperasikan 33 armada pesawat dengan usia rata-rata 25 tahun. Boeing 737-200, Boeing 737-300, Boeing 737-400, Boeing 737-500, Boeing 737-800.

Pada tahun 2011 Sriwijaya Air mengumumkan bahwa mereka akan membeli 22 pesawat untuk memperkuat armadanya. Pesawat baru tersebut mencakup dua belas Boeing 737-500, lima Boeing 737-800 NG dan lima Embraer E-190. Kedatangan pesawat baru ini akan membantu memperluas rute dan meningkatkan layanan penerbangan – pesawat Embraer yang baru akan melayani penerbangan di bandara kecil Papua, NTT dan Maluku, Boeing 737-500 akan digunakan untuk kelas bisnis dan ekonomi, sementara Boeing 737-800 akan membantu memperkenalkan penerbangan baru ke Australia, Cina dan rute menengah yang terjangkau. Diharapkan kedatangan pertama 737-800 pada bulan September 2012. Hal ini dilakukan, sesuai dengan komitmen Sriwijaya Air yang ingin memberi layanan terbaik dalam soal keselamatan (safety) dan pelayanan (services). Komitmen ini tentu bukan hanya sekadar slogan dan menjual kata-kata saja, tetapi telah diwujudkan dalam bentuk nyata.

 

 

Kinerja Jasa

Reposisi yang akan dilakukan Sriwjaya Air ini didasari oleh tuntutan pelanggan yang semakin hari semakin kritis dalam mengulik kinerja Sriwijaya Air di satu sisi dan kebutuhan serta keinginan pelanggan di sisi lainnya. Tuntutan ini memang patut untuk dipenuhi, mengingat bahwa kesetiaan pelanggan Sriwijaya Air dalam setiap tahunnya telah menunjukkan loyaitasnya. Ini terbukti dari angka market share yang didapatkan. Menurut catatan dari Departemen Perhubungan RI, bahwa tahun 2011, Sriwijaya Air telah menduduki peringkat ketiga dalam perolehan market share di Indonesia, setelah Lion Air dan Garuda Indonesia.

Yang lebih membanggakannya lagi, bahwa apa yang diberikan oleh Sriwijaya Air selama tahun 2011 dalam melayani pelanggan telah mendapatkan apresiasi yang tiada henti. Apresasi tersebut berupa penghargaan dari Pemerintah Daerah Malang, Jawa Timur yang menganugerahi Sriwijaya Air menjadi maskapai nasional yang mendorong pertumbuhan perekonomian Pemerintah Daerah Malang dan sekitarnya. Penghargaan lainnya diperoleh  dari Sumsel Business Awards, yang menyematkan Sriwijaya Air sebagai Airlines dengan Pelayanan Prima, dan President Director Sriwijaya Air, Chandra Lie sebagai tokoh Inspiratif. Dan masih banyak penghargaan lainnya yang telah diterima oleh Sriwijaya Air.

Menginjak usia kedelapan tahun, Sriwijaya Air terus melangkah dengan layanan barunya. Tak peduli dengan usianya yang terhitung dini di dunia penerbangan, Sriwijaya Air berusaha memberi layanan yang penuh makna bagi pelanggannya, dengan melakukan peremajaan pesawat dan layanan baru

Beberapa contoh diatas secara tidak langsung telah membuktikan bagaimana kinerja sebenarnya perusahaan ini. Artinya sejauh ini Sriwijaya Air telah mampu melakukan misi-misinya dengan memberikan yang terbaik dalam rangka menciptakan kepuasan kepada setiap pelanggannya. Semua tugas dan kegiatan yang dijalankan oleh setiap bawahan maupun atasan di kantor ataupun di lapangan terorganisir dan terstruktur dengan efisien. Sehingga dengan kekompakan itu kinerja dari perusahaan dapat terus ditingkatkan.

Menginjak usia kedelapan tahun, Sriwijaya Air terus melangkah dengan layanan barunya. Tak peduli dengan usianya yang terhitung dini di dunia penerbangan, Sriwijaya Air berusaha memberi layanan yang penuh makna bagi pelanggannya, dengan melakukan peremajaan pesawat dan layanan baru

 

6. Identifikasi Terhadap Atribut Utama Kualitas Jasa Perusahaan Sriwijaya Air Melalui “The Service Quality Model”

  1. Reliability (Kehandalan)

Sriwijaya Air tidak pernah overpromise dalammembuat janji kepada pelanggannya. Sriwijaya selalu tepat janji dan benar-benar melaksanakan janjinya tersebut dengan benar, karena perusahaan tidak ingin mengecewakan penumpang mereka. Misalnya keterlambatan penerbangan pesawat yang telah dijadwalkan sebelumnya. Oleh karena itu Sriwijaya harus memberikan pelayanan sesuai dengan standar pelayanan yang dibutuhkan oleh pelanggan dan berusaha agar tidak melakukan kesalahan

 

  1. Assurance (Kepercayaan)

Perilaku para karyawan sangat menentukan puas tidaknya konsumen. Perusahaan harus dapat memberikan rasa kepercayaan kepada pelanggan melalui pelayanan, interaksi atau transaksi dengan pelanggan. Misalnya pada saat pelanggan yang membeli tiket secara online, perusahaan harus bisa dan dapat meyakinkan pelanggan bahwa tiket yang dipesan itu adalah benar dan sesuai dengan harapan dari pelanggan, walau perusahaan memiliki garansi, dan terjadi suatu ketidakpuasan dari konsumen, misalnya jam keberangkatan yang tidak sesuai dengan jadwal keberangkatan, maka pelanggan akan tetap kecewa dengan pelayanan yang diberikan. Sehingga perusahaan Sriwijaya harus dapat memilih karyawan yang terampil, jujur, bekerja secara sungguh-sungguh dalam melayani konsumen.

 

  1. Tangibles (Penampilan)

Perusahaan harus bisa selalu update terhadap teknologi yang baru sesuai dengan perubahan dan perkembangan teknologi, sehingga perusahaan memiliki keunggulan bersaing. Strategi ini telah diterapkan oleh Sriwijaya dengan mendatangkan dan menambah armada pesawat mereka yang lebih canggih seperti pesawat Boeing seri 737-800 New Generation (NG). Fasilitas ini juga didukung dengan penempatan karyawan yang berpenampilan menarik dan bersih, juga situs web resmi Sriwijaya di internet untuk menginformasikan yang dibutuhkan pelanggan dan dapat menarik minat pelanggan untuk membacanya agar mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap.

 

  1. Empathy (Empati)

Perusahaan Sriwijaya selalu berusaha memberikan perhatian individual (customization) kepada pelanggan yang datang, menyesuaikan jam kerja yang sesuai dengan pelanggan, berusaha bersungguh-sungguh selalu member perhatian terhadap hal-hal yang menjadi perhatian utama pelanggan, memberikan kebutuhan spesifik sesuai keinginan pelanggan. Misalnya ketika seorang penumpang baru saja selesai turun dari pesawat, kemudian melakukan complain terhadap pihak Sriwijaya maka mereka akan berusaha untuk menerima complain tersebut dengan ramah kemudian mencari solusi terbaik agar pelanggan tidak merasa terlalu dirugikan.

 

 

 

  1. Responsiveness (Ketanggapan)

Kecepatan perusahaan dalam memberikan perhatian individual (customization) kepada pelanggan yang datang dan mendapat keluhan ketika proses jasa berlangsung sangatlah penting. Sriwijaya merespon setiap apa-apa saja yang dibutuhkan oleh pelanggannya. Contohnya pada saat pemesanan tiket. Kantor-kantor cabang Sriwijaya telah ada hampir di setiap kota di Indonesia, juga dengan adanya situs internet pemesanan tiket online diharapkan pelanggan Sriwijaya dapat dimudahkan dalam pemesanan maupun dalam hal pembayaran. Pihak Sriwijaya harus mampu mengenali dan memahami apa yang diinginkan oleh pelanggannya jika ingin mempertahankan loyalitas pelanggan mereka.

By hutaurukjr
Sampingan

INTEGRASI EKONOMI

Defenisi Integrasi Ekonomi

Definisi integrasi ekonomi secara umum adalah pencabutan (penghapusan) hambatan-hambatan ekonomi diantara dua atau lebih perekonomian (negara). Secara operasional, didefinisikan sebagai pencabutan (penghapusan) diskriminasi dan penyatuan politik (kebijaksanaan) seperti norma, peraturan, prosedur.

Instrumen di dalam integrasi ekonomi

  • bea masuk,
  • pajak,
  • mata uang,
  • undang-undang,
  • lembaga,
  • standarisasi, dan
  • kebijaksanaan ekonomi

 

Kerugian dan Manfaat integrasi ekonomi

Terberntuknya integrasi ekonomi tidak disangkal akan menciptakan sejumlah manfaat dan kerugian

1. Kerugian

  • Integrasi ekonomi internasional membatasi kewenangan suatu Negara untuk menggunakan kebijakan fiscal, keuangan dan moneter untuk mempengaruhi kinerja ekonomi dalam negeri. Hilangnya kedaulatan Negara merupakan biaya atau pengorbanan terbesar yang ” diberikan ” oleh masing-masing negara yang berintegrasi dalam satu kawasan.
  • Kerugian lain adalah adanya kemungkinan hilangnya pekerjaan dan potensi menjadi pasar bagi Negara yang tidak mampu bersaing. Tenaga kerja dan produksi dari Negara lain dalam suatu kawasan akan masuk dengan hambatan yang lebih ringan. Hal ini berpotensi menimbulkan pengangguran di dalam negeri dan ketergantungan akan produk impor yang lebih murah dan efisien.

2. Manfaat

  • meningkatnya kompetisi actual dan potensial diantara pelaku pasar, baik pelaku pasar yang berasal dari suatu Negara, dalam sekelompok Negara, maupun pelaku pasar diluar kedua kelompok tersebut. Kompetisi diantara pelaku pasar tersebut diharapkan akan mendorong harga barang dan jasa yang sama lebih rendah, meningkatkan variasi kualitas dan pilihan yang lebih luas bagi kawasan yang terintegrasi.
  • desain produk, metode pelayanan, system produksi dan distribusi serta aspek lain menjadi tantangan bagi pelaku pasar saat ini dan dimasa depan. Hal ini akan mendorong perubahan arah dan intensitas dalam inovasi dan kebiasaan kerja dalam suatu perusahaan.
  • tercapainya ekonomi melalui pasar yang lebih luas yang akan mendorong peningkatan efisiensi perusahaan melalui berkurangnya biaya produksi.

 

Dampak Integrasi Ekonomi Bagi Indonesia

a)Perdagangan antar negara akan berlangsung sangat bebas, jauh lebih bebas dari era AFTA. Di dalam AFTA, pemerintah masih dimungkinkan misalnya menerapkan bea masuk 1 sampai 5 persen atau juga mengeluarkan kebijakan khusus untuk melindungi industri atau barang-barang produksi dalam negeri yang sangat sensitif.  Sebaliknya, dalam era PTA barang-barang produk Indonesia akan sepenuhnya bersaing dengan barang-barang produksi negara lainnya.  Dengan kualitas yang ada saat ini serta tingginya pajak dan pungutan sebagaimana banyak dikeluhkan pengusaha, niscaya akan sangat sulit bagi barang Indoneisa untuk bisa bersaing.

b)Pergerakan tenaga kerja akan terjadi secara bebas yang bisa memberikan dampak luar biasa bagi Indonesia.  Di satu sisi, persaingan tenaga kerja di dalam negeri akan sangat kompetitif.  Pekerja kita tidak hanya akan bersaing dengan sesama WNI, tetapi juga dengan seluruh warga ASEAN.  Konsekuensinya, tenaga kerja Indonesia harus memiliki kemampuan yang lebih tinggi atau minimal sama dengan tenaga kerja luar agar bisa memperoleh pekerjaan yang layak.

c)Persaingan untuk menarik investasi bagi kelangsungan pembangunan juga akan semakin berat dengan adanya prinsip free movement of capital.  Jika dilihat dari kacamata ini, kasus hengkangnya Sony, Aiwa, Nike dan perusahaan lainnya dari Indonesia yang sangat ramai dibicarakan dalam bulan November-Desember 2002 adalah fenomena yang sangat wajar dan tidak perlu ditanggapi secara emosional.  Bahkan, bukan tidak mungkin pengusaha-pengusaha nasional kita justru akan menanamkan modalnya di negara-negara anggota ASEAN lain demi mencapai efisiensi yang lebih baik.

Halangan untuk Integrasi

  • Integrasi sulit untuk mencapai dan mempertahankan
  • Bangsa mungkin akan mendapat keuntungan tetapi kelompok dalam negara mungkin akan terluka
  • Potensi kehilangan kedaulatan dan kontrol atas isu-isu domestic

Implikasi Integrasi Ekonomi Untuk Bisnis

Opportunities :

• Pasar lebih terbuka

• Biaya bisnis lebih rendah pada suatu pasar tunggal

• Kemampuan perusahaan meningkat karena halangan budaya dan persaingan berkurang (tidak menjadi halangan utama)

Threats :

• Lingkungan bisnis tertentu menjadi lebih kompetitif.

• Rasionalisasi harus diberlakukan untuk menghemat biaya.

• Kemungkinan ditolak penuh oleh suatu integrasi ekonomi.

Bentuk-Bentuk Blok Perdagangan

  • daerah perdagangan bebas (free trade area),

Daerah atau kawasan perdagangan bebas terjadi jika sekelompok negara sepakat untuk menghapuskan berbagai hambatan perdagangan, seperti tarif dan kuota, antar sesama negara anggota. Meskipun demikian, masing-masing negara tetap memiliki dan memberlakukan berbagai hambatan terhadap negara-negara bukan anggota kawasan tersebut. Di wilayah Asia Tenggara, negara-negara ASEAN mencetuskan kawasan perdagangan bebas yang dikenal dengan nama ASEAN Free Trade Area (AFTA).

  • perserikatan pabean (customs union),

Pada perserikatan pabean, antar sesama negara anggota memberlakukan ketentuan perdagangan bebas dan tarif bea masuk serta kuota yang seragam terhadap impor dari negara-negara bukan anggota.

  • pasar umum (common market),

Dalam integrasi ekonomi berbentuk pasar bersama, sesama negara anggota mempunyai kebebasan secara penuh untuk memindahkan faktor-faktor produksi, khususnya modal dan tenaga kerja, serta membentuk kawasan perdagangan bebas dan menyeragamkan peraturan tarif bea masuk. Contoh bentuk kerja sama ini adalah Masyarakat Eropa (ME) atau European Community (EC).

  • serikat ekonomi (economic union).

Negara-negara yang membentuk kerja sama kesatuan ekonomi (economic union) memiliki kebijakan ekonomi tunggal atau serupa, termasuk kebijakan moneter, pajak, maupun perdagangan. Sampai saat ini hanya European Union yang mengarah pada bentuk kerja sama ini. Contohnya, diberlakukannya mata uang tunggal untuk kawasan tersebut yang dinamakan European Currency Unit (ECU) atau Euro.

Blok Perdagangan Negara-Negara

 

Berikut ini adalah beberapa contoh dari blok perdagangan negara-negara di dunia

  • Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa

Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) didirikan tanggal 3 Mei 1960. sebagai sebuah blok dagang-alternatif untuk negara Eropa yang tidak mampu, atau memilih tidak untuk bergabung dengan Komunitas Ekonomi Eropa (EEC) (sekarang Uni Eropa (EU)).

 

  • Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN

Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (ASEAN Free Trade Area, AFTA) adalah sebuah persetujuan oleh ASEAN mengenai sektor produksi lokal di seluruh negara ASEAN.

Tujuan

  • Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN–Cina

Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN–Cina (ASEAN–China Free Trade Area, (ACFTA)), adalah suatu kawasan perdagangan bebas di antara anggota-anggota ASEAN dan Cina. Kerangka kerjasama kesepakatan ini ditandatangani di Phnom Penh, Cambodia, 4 November 2002, dan ditujukan bagi pembentukan kawasan perdagangan bebas pada tahun 2010, tepatnya 1 Januari 2010. Setelah pembentukannya ini ia menjadi kawasan perdagangan bebas terbesar sedunia dalam ukuran jumlah penduduk dan ketiga terbesar dalam ukuran volume perdagangan, setelah Kawasan Perekonomian Eropa dan NAFTA.

  • Komunitas Eropa

Komunitas Eropa, paling penting dari ketiga Komunitas-Komunitas Eropa, awalnya didirikan pada 25 Maret 1957 dengan penandatanganan Perjanjian Roma di bawah nama Komunitas Ekonomi Eropa. Kata ‘Ekonomi’ dihilangkan dari namanya oleh Perjanjian Maastricht tahun 1992, yang mana pada waktu yang sama secara efektif membuat Komunitas Eropa yang pertama dari tiga pilar Uni Eropa, yang disebut Pilar Komunitas.

·         Uni Eurasia

Uni Eurasia adalah rencana bagi Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Rusia, Tajikistan dan negara pasca-Soviet lainnya, serta negara-negara berpotensial seperti Finlandia, Hongaria, Republik Ceko, Bulgaria dan Mongoliauntuk memperkuat integrasi. Pada tanggal 18 November 2011, presiden Belarus, Kazakhstan dan Rusia menandatangani sebuah perjanjian yang menetapkan target pendirian Uni Eurasia pada 2015. Perjanjian ini mencakup peta jalan integrasi masa depan serta pendirian Komisi Eurasia (mengikuti Komisi Eropa) dan Ruang Ekonomi Eurasia, keduanya akan mulai beroperasi pada 1 Januari 2012.

ARGUMEN SEKITAR INTEGRASI EKONOMI

 

  • Ø Penciptaan Dan Pengalihan Perdagangan

Penciptaan perdagangan adalah ekonomi istilah yang terkait dengan ekonomi internasional di mana perdagangan arus diarahkan karena pembentukan kawasan perdagangan bebas atau serikat pabean.

Dalam kasus yang pertama setelah pembentukan serikat ekonomi biaya barang dianggap menurun yang menyebabkan peningkatan efisiensi dari integrasi ekonomi. Oleh karena itu, esensi perdagangan penciptaan adalah dalam penghapusan tarif bea di perbatasan bagian dalam unifiying negara (biasanya sudah perdagangan dengan satu sama lain), menyebabkan penurunan lebih lanjut dari harga barang, sementara mungkin ada kasus aliran perdagangan kreasi baru dari barang antara negara memutuskan untuk mengintegrasikan ekonomi.

Hal sebaliknya terjadi dalam kasus pengalihan perdagangan, ketika aliran perdagangan dialihkan dari negara mitra benar-benar hemat untuk satu kurang efisien tapi yang menjadi anggota serikat ekonomi dan membuat barang yang lebih murah dalam serikat, tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan seluruh dunia. Dalam prakteknya, baik penciptaan perdagangan dan efek pengalihan terjadi karena pembentukan serikat ekonomi. Efisiensi integrasi ekonomi serikat tertentu sekarang ini dinilai sebagai hasil akhir antara penciptaan perdagangan dan efek pengalihan: itu adalah biaya-efektif dalam kasus yang berlaku efek perdagangan penciptaan, dan sebaliknya.

  • Manfaat DariRegionalismeDibandingkanNasionalisme

Regionalisme dianggap penting karena regionmerupakan wadah paling tepat dan paling mungkin untuk menerima perubahan dan mengintensifkan resistensi dari tekanan kompetisi kapitalisme global. Menurut perspektif realis, ketidaksetaraan kekuatan (unequal power) dapat menciptakan logika yang tidak mendukung pasar kapitalis, oleh karena itu regionalisme digunakan untuk menciptakan kesetaraan kekuasaan. Sedangkan perspektif kontra-realisme menyatakan bahwa regionalisme merupakan sarana untuk memahami kondisi sosial-ekonomi yang berubah yang akan mengubah karakter, lingkup, dan arena kompetisi kekuasaan.

Kerjasama regional antar negara merupakan regionalisme yang terbentuk sebagai upaya untuk merespon tantangan eksternal. Dalam regionalisme ini ditekankan adanya koordinasi untuk menentukan posisi regional dalam sistem internasional. Di lain sisi, integrasi regional menekankan pada pengurangan atau bahkan usaha untuk menghilangkan batas antar negara. Dalam konteks ini bukan batas geografis yang ingin dihilangkan, namun batas interaksi seperti batasan pajak ekspor dan impor.

Mengurangi Tarif Impor             

Jika perusahaan menjual produknya secara lokal, mereka dapat manfaat karena harga lebih murah dan kualitas lebih tinggi dibandingkan pasokan dari dalam negeri. Impor juga sangat dipengaruhi 2 faktor yakni, pajak dan kuota. Tingkat impor dipengaruhi oleh hambatan peraturan perdagangan. Pemerintah mengenakan tariff (pajak) pada produk impor. Pajak itu biasanya dibayar langsung oleh importir, yang kemudian akan membebankan kepada konsumen berupa harga lebih tinggi dari produknya. Demikianlah sebuah produk mungkin berharga terlalu tinggi dibandingkan produk yang berasal dari dalam negeri. Ketika pemerintah asing menerapkan tariff,  kemampuan perusahaan asing untuk bersaing di Negara-negara itu dibatasi.

Pemerintah juga dapat menerapkan kuota pada produk impor, yang membatasi jumlah produk yang dapat diimpor. Jenis hambatan perdagangan seperti ini bahkan lebih membatasi dibandingkan tariff, karena secara eskpilit menetapkan batas jumlah yang dapat diimpor.

Dibawah ini dipaparkan salah satu contoh dari kebijakan penurunan tarif impor yang dilakukan indonesia didalam berintegrasi dagang dengan antar negara-negara ASEAN.

Penurunan tarif impor negara ASEAN tidak menguntungkan industri Indonesia

Pada 2010, Indonesia tercatat memiliki defisit mencapai US$5,6 miliar. Penurunan tarif impor yang berlaku di lingkup negara anggota ASEAN tidak memberikan keuntungan bagi industri Indonesia. Sebab, pemberlakukan tarif Common Effective Preferential Tariff (CEPT) justru malah memperbesar defisit neraca perdagangan Indonesia.

Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian Agus Tjahajana mengutarakan, tren perdagangan ASEAN menunjukkan penurunan bea masuk malah makin memperbesar defisit neraca perdagangan Indonesia.

Angka itu meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar US$3,1 miliar. Selama kurun waktu 2007-2010, lanjutnya, terjadi peningkatan defisit untuk kelompok produk industri sejalan dengan penurunan bea masuk.

“Hal ini menunjukkan produk industri Indonesia tidak dapat mengambil keuntungan dari diberlakukannya penurunan tarif impor di negara ASEAN,” katanya, Jumat (2/9).

Tarif CEPT, seperti diketahui, merupakan tarif yang berlaku untuk negara anggota ASEAN yang meliputi Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Tarif itu diberlakukan sebesar 0%.

Pada 2010, jumlah produk yang masih dikenai tarif bea masuk hanya tersisa 84 produk. Jumlah itu hanya sekitar 1% dari total produk. Jumlah produk yang masuk dikenakan bea masuk sudah jauh berkurang ketimbang kondisi 2009 yang masih sekitar 1.810 produk.

Sama halnya dengan penerapan tarif Multi Favoured Nation (MFN). Dia menyebut, tarif yang berlaku untuk negara yang tidak memiliki perjanjian perdagangan dengan Indonesia itu berdampak besar terhadap angka impor produk industri Indonesia.

Pada 2007, impor produk industri tercatat sebesar US$48 miliar atau 72% dari total impor. Selanjutnya, angka itu meningkat hingga US$92 miliar pada 2008. Impor sempat turun pada 2009 menjadi US$72 miliar sebagai imbas krisis ekonomi global yang terjadi pada akhir 2009. Namun, angka itu melonjak lagi hingga US$101 miliar pada 2010. Pada periode itu rasio produk industri meningkat hingga 75% dibandingkan kondisi 2007.

Lantaran adanya program harmonisasi tarif bea masuk pada 2010, kini tersisa 11% dari total produk yang dikenai tarif bea masuk 0% atau lebih rendah dari tahun sebelumnya sekitar 24%. “Jumlah produk yang masih dikenai tarif bea masuk pada 2010 sebanyak 7.816 produk,” ujarnya

Hukum Uni Eropa

Hukum Uni Eropa (sebelumnya disebut Hukum Komunitas Eropa) adalah sekumpulan traktat dan perundang-undangan (misalnya Regulasi dan Direktif) yang berpengaruh langsung atau tidak langsung terhadap hukum negara anggota Uni Eropa. Tiga sumber hukum Uni Eropa adalah hukum primer, hukum sekunder, dan hukum suplementer. Sumber primer utama hukum Uni Eropa adalah traktat pendirian Uni Eropa. Sumber sekunder meliputi regulasi dan direktif yang didasarkan kepada traktat-traktat. Badan legislatif Uni Eropa terdiri dari Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa, yang dapat membuat hukum sekunder untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam traktat. Sementara itu, sumber suplementer Hukum Eropa meliputi keputusan Mahkamah Eropa dalam kasus, hukum internasional, dan asas umum hukum Uni Eropa. Hukum Uni Eropa diterapkan oleh pengadilan-pengadilan negara anggota. Mahkamah Eropa merupakan pengadilan tertinggi yang dapat menafsirkan Hukum Eropa.

Integrasi Ekonomi dalam Negeri dan Krisis Global

      BANYAK krisis ekonomi dunia yang bermula dari krisis keuangan. Bukan tidak mungkin bahwa krisis keuangan di Eropa saat ini juga dapat diikuti krisis ekonomi. Kalau krisis keuangan di Eropa berkelanjutan, ekonomi Eropa akan menghadapi masalah. Akibatnya, impor dari Eropa akan menurun.

Negara yang banyak mengekspor ke kawasan itu juga akan ikut terganggu. Misalnya, China yang akan mengalami dampak besar karena banyak mengekspor ke Eropa. Keadaan ini dapat terus “menular”. Indonesia pun dapat terkena dampak krisis di Eropa ini melalui penurunan ekspor, baik yang secara langsung ke Eropa maupun ke negara lain yang banyak mengekspor ke Eropa.

Dalam krisis ekonomi global 2008-2009 lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk salah satu yang terbaik di dunia. Meski begitu, pertumbuhan ekonomi menurun karena ekspor yang juga menurun. Indonesia dapat bertahan dari krisis antara lain karena tidak terlalu bergantung pada ekspor.  Sektor ekonomi dalam negeri telah membantu Indonesia bertahan dari dampak krisis.

 

 

 

 

 

Integrasi Ekonomi Dan Manajer Internasional

Implikasi bagi Manajer
• Peluang: Penciptaan pasar tunggal
– Protected pasar, sekarang terbuka
– Turunkan biaya melakukan bisnis di pasar tunggal
• Ancaman:
– Perbedaan dalam budaya dan praktek-praktek kompetitif membuat mewujudkan skala ekonomi sulit
– Lebih persaingan harga
– Di luar perusahaan dari pasar menutup
– Uni Eropa intervensi dalam merger dan akuisisi

REFERENSI

 

  • Rizky Saputro.2007. Wacana dan Kesimpulan Barat Tentang Integrasi Internasional
  • “Framework Agreement on Comprehensive Economic Co-Operation Between ASEAN and the People’s Republic of

China “, (ASEAN), 5 November 2002. Diakses pada 1 Januari 2010.

INTEGRASI EKONOMI

By hutaurukjr

Hubungan antara Tingkat Stres dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Perilaku Merokok pada Remaja

Diarsipkan di bawah: Artikel, Penelitian, Psikologi Sosial — Tag:, , , , — admin @ 13:08

Dampak negatif dari perilaku merokok sudah banyak diekspos, namun para perokok seakan tetap saja tidak peduli terhadap ancaman yang dapat menyiksanya dan bahkan dapat merenggut nyawanya. Merokok dengan motif meringankan ketegangan dan stres menempati urutan tertinggi, yakni sekitar 54,59 persen. Keadaan sosial ekonomi yang terdiri dari tingkat pendidikan, penghasilan, dan pekerjaan (Paavola dkk, 2004) juga memegang peranan penting dalam perilaku merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perilaku merokok pada remaja, (2) tingkat stres pada remaja, (3) status sosial ekonomi orang tua pada remaja, (4) hubungan antara stres dan perilaku merokok pada remaja, (5) hubungan antara status sosial ekonomi orang tua dan perilaku merokok pada remaja, dan (6) hubungan antara tingkat stres dan status sosial ekonomi orang tua dengan perilaku merokok pada remaja.

Desain yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat perilaku merokok pada remaja berada pada tingkatan sedang, (2) tingkat stres remaja berada pada tingkatan sedang, (3) status sosial ekonomi orang tua remaja adalah bawah, (4) terdapat hubungan positif dan signifikan antara tingkat stres dan tingkat perilaku merokok remaja, (5) terdapat hubungan negatif dan signifikan antara status sosial ekonomi orang tua dan tingkat perilaku merokok remaja, dan (6) terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan status sosial ekonomi orang tua dengan tingkat perilaku merokok remaja.

http://psikologi.or.id/mycontents/uploads/2010/08/artikel-hubungan-tingkat-stress-dan-perilaku-merokok-remaja.pdf

By hutaurukjr

Sejarah Perkembangan Mental

Diarsipkan di bawah: Psikologi Klinis — Tag:, , , — admin @ 12:32

Problem kesehatan mental sebenarnya sudah ada sejak manusia sendiri itu ada. Sejak dulu manusia tidak hanya mengalami sakit jasmani tetapi juga merasakan kesedihan,tertekan dan putus asa. Dan tentu saja orang juga berusaha untuk menyembuhkan sakit non-jasmaniahnya baik dengan cara yang rasional misalnya dengan minta nasehat pada orang tua, orang yang dituakan atau dianggap bijak dan dengan cara yang irasional dengan pergi ke dukun atau melakukan penyembahan pada benda-benda yang dianggap keramat. Perkembangan kebudayaan, tekhnologi dan ilmu pengetahuan mempengaruhi cara-cara orang untuk mengatasi problem non jasmaniah yang semakin lama tumbuh menjadi ilmu pengetahuan sendiri.

Pada tahun 1908 terbut sebuah buku yang sangat terkenal dengan judul “A Mind That Found It Self”. Buku tersebut dikarang oleh Clifford Whittingham Beers. Buku itu menceritakan pengalaman-pengalamannya saat dirawat dibeberapa rumah sakit. Ia mendapatkan perawatan yang kejam dan tidak berperikemanusiaan pada pasien dengan gangguan jiwa, hal tersebut disebabkan oleh rendahnya pemahaman mengenai kesehatan mental. Perawatan yang tulus dan penuh kasih justru memberikan dampak yang positif bagi penderita gangguan jiwa.  Dari pengalamannya yang tidak menyenangkan selama dirawat itulah, ia menyatakan bahwa keramah tamahan yang ditunjukkan kepadanya justru memberikan dampak penyembuhan yang besar bagi dirinya. Clifford Wittingham memberikan beberapa saran dalam usaha pencegahan terjadinya gangguan mental dan perawatannya:

–          Pembaruan dalam perawatan penderita

–          Menyebarluaskan informasi untuk merubah sikap terhadap pasien gangguan jiwa supaya lebih tepat dan manusiawi.

–          Mendorong diadakannya penelitian terhadap sebab-sebab dan perawatan terhadap sakit mental

–          Mengembangkan usaha-usaha untuk mencegah gangguan mental.

Demikian hidup dan menarik buku Clifford Beers tersbut membuat banyak orang tergerak hatinya untuk ikut serta dalam gerakan kesehatan mental. Adolf Meyer mengusulkan usaha-usaha atau gerakan kesehatan mental itu disebut Mental Hygiene yang secara harfiah berarti pemeliharaan kesehatan mental  (preservation of the health of the mind) kemudian pada tahun 1908 itu pula didirikan Society for Mental Hygiene di Connecticut. Tahun berikutnya secara formal dibentuk panitia nasional untuk kesehatan mental. Gerakan kesehatan mental semakin meluas ke negara-negara lain, sehingga ketika pada tahun 1930 diadakan kongres internasional mental hygiene di washington dc, dimana 53 negara mengirimkan wakil-wakilnya kesana.

By hutaurukjr

Halo dunia!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!

By hutaurukjr